TERJEMAHAN

Rabu, 31 Oktober 2012

TUNTUTAN MAHASISWA YANG TAK BERMORAL PENDIDIKAN


Dalam Kamus Besar Bahasa Indoesia,mahasiswa diartikan sebagai orang yang belajar di perguruan tinggi . Mahasiswa yang mempunyai latar belakang pendidikan yang lebih tinggi dari orang lain ,seharusya memiliki cara berfikir yang lebih matang dari pada  orang lain.Dalam kata lain mahasiswa adalah orang yang terdidik akan berbagai macam khasanah keilmuan ,tentunya jika mahasiswa adalah orang yang terdidik maka seorang mahasiwa mempunyai kematangan dalam berfikir,Seorang mahasiswa yang mempunyai cara pandang berfikir yang gegabah tanpa didasari dengan nilai-nilai / norma yang berlaku tidak dapat dikatakan sebagai mahasiswa seutuhnya.Mahasiswa  yang seutuhnya adalah mahasiswa yang bergerak/bertindak atas dasar keilmuan yang telah ia dapat dan tindakannya di dasari dengan nilai norma yang telah ada,seperti Norma Agama,Norma Kesopanan,Norma Kesusilaan dan Norma Hukum.
Namun apa yang terjadi saat ini,banyak dari kalangan mahasiswa yang menggalang kekuatan untuk melakukan demonstrasi guna menuntut sesuatu hal yang mereka inginkan dengan diiringi aksi pengrusakan dan pembakaran.Apakah ini merupakan cerminan seorang mahasiswa seutuhnya ? berbuat sesuatu atas nafsu belaka diirigi rasa emosi akan membuat kerugian bagi orang lain.Memang dalam sabda Baginda Nabi Muhammad SAW disebutkan bahwa jihad yang paling berat adalah jihad melawan hawa nafsu.Dalam hal ini orang yang mempunyai latar belakang pendidikan seperti mahasiswa tentu saja dengan bekal keilmuan dan kedewasaan dapat mengendalikan hawa nafsu secara mudah ,dengan terkendalinya nafsu maka pengrusakan itu tidak akan terjadi.
Dalam konteks ini penulis bukan melarang aksi demonstrasi ,namun penulis mempermasalahkan demonstrasi yang diiringi aksi yang tidak manusiawi.Bukannya demonstrasi menuntut akan perubahan yang lebih baik,namun apa gunanya ketika tuntutan yang baik itu diiringi dengan aksi yang tidak sesuai dengan norma.Tidak dapat dipungkiri lagi mahasiswa adalah Agent  Of Change yang berarti agen perubahan ke arah yang lebih baik,mahasiswa juga sering disebut Agent Of Control   yang berarti agen pengawasa. kebijakan.Namun dalam melakukan demonstrasi gunakan nilai/norma sebagai dasar berpijak.
Dalam pelaksanaan fungsi mahasiswa sebagai Agent Of Control dan Agent Of Change seringkali melakukan aksi demonstrasi.Demonstrasi memang sangat penting dan sangat vital dalam keberlangsungan kehidupan.Tanpa ada demonstrasi maka perubahan tidak akan terjadi,namun bagaimana kita sebagai mahasiswa dalam melakukan demonstrasi tetap didasarkan dengan nilai/norma yang ada,tanpa merugikan orang lain.Apalagi mahasiswa adalah manusia yang terdidik ,jangan sampai kita melupakan nilai-nilai pendidikan yang telah kita dapatkan selama mengikuti bagku perkulihan.

DEMONSTRASI YES !!! ANARKIS NO !!!

0 komentar:

Posting Komentar